Renungan Jumat Agung : Pengorbanan yang Berharga
Semasa kita hidup, tumbuh dan berkembang menjadi seorang remaja. Pernahkah kita merasa tidak dihargai, dikucilkan, diremehkan, tertekan dengan dibanding - bandingkan dengan yang lain, orang tua yang bercerai atau yg lain ? Sehingga kau merasakan ada yang kurang dalam dirimu, apalagi tentang kasih sayang. Kira - kira jika kita mengalami hal seperti itu apa yang akan saudara/i lakukan ? Apakah engkau akan jatuh, merasa bahwa hidup ini tidak adil, Tuhan itu tidak ada ? Keadaan seperti ini pasti menyakitkan. Saya ingin mengatakan, mari kita berdiam diri sejenak, dan ingat kejadian sekitar 2000 tahun lalu, jauh sebelum kita lahir, ada seseorang yang sangat mengasihimu. Ia diolok - olok, diludahi, dicerca, disiksa, dihina, ditujam, hingga dibawa ke pembantaian, dan di cap durhaka padahal Dia tidak pernah melakukan dosa dalam bentuk apapun di dunia ini. Dia adalah Yesus, Ia rela melakukan pengorbanan yang begitu besar dan rela disiksa karena Ia tau engkau dan aku, teramat sangat berharga di mataNya. Dia tidak rela kita binasa sehingga Dia rela untuk mati demi kita.
Jika kamu saat ini, engkau sedang mencari pertolongan dari tempat lain atau mengalihkan bebanmu ke hal - hal lain yang sifatnya sementara. Ingatlah satu pribadi, yakni Yesus. Yang selalu memberikan yang terbaik untuk hidup kita, Dia yang ingin kita berada dekat dan mengalami sukacita yang berasal dari Allah meskipun Yesus harus tersalib di Kalvari. Ia adalah hadiah terindah yang pernah kita miliki di dunia, karena tidak ada satupun yang mau mati di dunia ini untuk diri kita yang penuh dosa, selain Tuhan Yesus, anak domba Allah yang mulia. Maka, tinggalkanlah gaya hidup kita yang membuat diri kita masing - masing terbelenggu dan tidak bisa bertumbuh didalam Kristus, dan kita mengarahkan diri kita kedepan, karena Tuhan telah mempercayakan kehidupan sampai remaja ini, dengan kita menghargai hidup ini itu sama saja kita menghargai Yesus yang telah berkorban agar dosa kita bisa ditebus begitu juga dengan kehidupan kita. Bersyukurlah kepada Yesus, Tuhan Allahmu. Supaya hidupmu terlepas dari segala hal yang membelenggumu daripada Tuhan.
Oleh karena engkau berharga di mataKu dan mulia, dan aku ini mengasihi engkau,
maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa - bangsa sebagai ganti nyawamu.
~ Yesaya 43:4~


Komentar
Posting Komentar